Bojonegoro — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bojonegoro secara tegas membantah dugaan adanya setoran kepada oknum petugas terkait peredaran narkoba di dalam lapas. Tudingan tersebut dinilai tidak berdasar dan tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan. Sabtu, 21 Februari 2026
Kepala Lapas Bojonegoro, Hari Winarca, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam memberantas peredaran narkoba serta segala bentuk pelanggaran di lingkungan pemasyarakatan.
“Kami pastikan tidak ada setoran ataupun praktik yang melanggar hukum di dalam Lapas Bojonegoro. Kami terus memperkuat pengawasan dan bersinergi dengan aparat penegak hukum untuk menciptakan lapas yang bersih dari narkoba, ” tegas Hari Winarca.
Sebagai langkah konkret, Lapas Bojonegoro secara intens menggandeng Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam pelaksanaan razia dan penggeledahan. Hampir setiap hari, razia dilakukan secara acak tanpa pemberitahuan sebelumnya guna mencegah masuknya barang terlarang seperti narkotika, telepon genggam ilegal, maupun benda lain yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Selain razia rutin, tes urine juga dilaksanakan secara menyeluruh dan berkala, baik kepada petugas maupun warga binaan. Pemeriksaan ini dilakukan secara mendadak sebagai bentuk deteksi dini dan komitmen terhadap program zero narkoba.
“Kami melaksanakan tes urine secara rutin kepada seluruh jajaran petugas dan warga binaan. Jika ada yang terbukti melanggar, akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku tanpa pandang bulu, ” tambahnya.
Terkait maraknya pemberitaan negatif di sejumlah media online, Hari Winarca juga menyampaikan keberatannya. Ia menilai informasi yang beredar saat ini hanya sebatas opini tanpa didukung bukti yang jelas.
“Berita-berita negatif yang beredar saat ini hanyalah opini belaka. Tidak ada bukti yang disertakan, bahkan tidak ada klarifikasi sedikit pun kepada pihak Lapas Bojonegoro. Padahal dalam kaidah pers, pemberitaan seharusnya berimbang dan terkonfirmasi kepada subjek maupun objek yang dituju, ” tegas Hari Winarca.
Ia berharap media dapat mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional dan berimbang demi menjaga kepercayaan publik serta menciptakan informasi yang akurat.
Dengan pelaksanaan razia hampir setiap hari secara acak, sinergi bersama TNI-Polri, serta tes urine rutin menyeluruh, Lapas Bojonegoro menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba serta bebas dari praktik-praktik ilegal.

AHMAD NURIYAN MASYHAR